Tak Berkategori

Berburu Uang Jajan (Life Skill 2)

Setiap orang tua pasti umumnya selalu memberikan uang jajan disamping ongkos bagi anak-anaknya. Jumlahnya tentu beragam tergantung kemampuan dan kesanggupan masing-masing orang tua. 

Namun, apakah uang jajan ini bisa kita jadikan media pendidikan bagi anak-anak? tentu sangat bisa!. Jangan biarkan anak-anak mendapat uang jajan dengan cuma-cuma, sesekali boleh sebagai bentuk hadiah atau pujian. 

Kebiasaan anak-anak kami di rumah selalu berburu uang jajan dengan mengerjakan beragam pekerjaan rumah yang sudah kami bandrol dengan nilai nominal sebagai bentuk penghargaan dari sebuah pekerjaan. Misalnya menyapu, membersihkan kamar tidur sekian rupiah dan seterusnya. Kami sudah membuat daftar harga untuk setiap pekerjaan yang dibuat kedalam tabel sedemikian rupa.

Bila anak-anak mengerjakan satu atau lebih pekerjaan, mereka harus memberi tanda pada tabel tersebut. Dalam satu bulan nilai pekerjaan mereka akan dijumlah sehingga nampaklah hasil akumulasi pekerjaan merek, “Horeeee, PAYDAY!!!” teriak mereka saat masa gajian datang.

Dengan uang itu, mereka bisa jajan dengan penuh kebanggaan, bisa menabung dan bisa bershodaqoh…

Semoga bermanfaat

Standar
Tak Berkategori

Life Skill (1)

Sudah beberapa minggu, kami  mengaktifkan kembali kebijakan di rumah untuk tidak pernah membangunkan anak-anak di pagi hari setelah beberapa minggu pula terhenti karena sesuatu dan lain hal. Dan, ternyata masih efektif. Anak-anak mau bangun sesuai dengan kebutuhannya.

Awalnya kami selalu membangunkan anak-anak setiap pagi untuk sholat shubuh dan menyiapkan segala sesuatu untuk keperluan sekolah mereka. Lama kelamaan kami merasa sangat lelah dan emosional dengan kebiasaan tersebut. “Masa sampe kakek nenek kita membangunkan mereka seperti ini?, emangnya saya cowok apaan?” pikir saya.

Hingga pada suatu hari mereka kami biarkan terlambat bangun dan bertanya, ” Yah, mah, kenapa gak dibangunkan?”, Lho?” kalian butuh sekolah gak?, kalo butuh bangun dong?”, komentar saya. Kami berupaya untuk tetap menjaga tenang dan tidak marah. Kami akan tetap antar ke sekolah meski terlambat. Penyelesaian urusan ini dengan sekolah biarlah mereka yang harus berjuang menyelesaikannya.

Ternyata hasilnya luar biasa ampuh. Kita tidak pusing untuk membangunkan anak-anak, suasana hati tetap terjaga dan disisi lain, anak-anak semakin belajar dan berlatih mandiri juga tanggungjawab untuk mengerjakan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Mudah-mudahan pelajaran ini bermanfaat bagi kita semua, aamiin

Standar