perilaku, Tak Berkategori

Misteri Seorang anak

Anak sebuah kata yang sangat mudah untuk diingat dan mungkin dilupakan oleh setiap orang yang menyebutnya. Setiap orang pasti memiliki penilaian dan sikap yang harus diambil untuk mahluk yang bernama anak ini. Bahkan banyak para ahli yang membuat banyak teori tentang anak.

Bagaimana dengan anda?, pernahkah anda memikirkan apa dan mengapa anak?. pernahkah anda mendengar atau membaca ungkapan seorang ahli pendidikan yang mengatakan bahwa “Jika anakmu yang kini sudah dewasa dapat kembali menjadi anak-anak, maka kamu akan berupaya mati-matian untuk mendewasakan anak itu sebenarnya?. Maka, apakah kita hanya membesarkan anak atau membesarkan dan mendewasakannya?

Kemudian, mengenai fenomena “menelantarkan anak”, jika kita perhatikan ternyata memiliki banyak bentuk yang dapat kita temukan di berbagai lingkungan, dimulai dari rumah, di sekolah, dan di masyarakat. Dari rumah, kita bisa perhatikan berapa banyak anak yang sedang menanti begitu lama hadirnya sebuah perhatian yang hakiki dari orang tua’ ayah, ibu atau orang yang diangap mampu membeikan kasih sayang, pendidikan. Mereka, hampir setiap saat dibesarkan dengan hadiah, uang, peralatan elektronik yang secara total diberikan tanpa ada alasan maupun arahan untuk apa itu diberikan. Ketika seorang anak minta digendong ayahnya berkata, “awas, ayah masih capek, sana main game…!”. Padahal, mereka sudah main “games” dari pagihari hingga pulang sekolah.

Pernahkah anda menyimak tayangan film yang cukup menggugah tentang sebuah pemeliharaan berjudul “Danny the Dog”?. Film ini menunjukan situasi dan kondisi pemeliharaan dengan media yang berbeda. Tetapi, jika kita perhatikan adakah kesamaan pola pendidikan kita dengan bentuk pemeliharaan anak dalam film itu?

Anak dilahirkan dengan media jasmani dan rohani yang harus kita isi, maka…..

Iklan
Standar

4 thoughts on “Misteri Seorang anak

  1. agusampurno berkata:

    Maka..
    Kita sedapat mungkin mengisi hatinya dengan motivasi yang baik serta penguatan yang terus menerus tentang artinya berusaha dan belajar dalam kehidupan..

    sudah baca laskar pelangi pak Ade?

  2. Brur_java berkata:

    Anak bukan merupakan sebuah mistery…… terlepas dari mau tidak mau atau suka tidak suka, Anak adalah kenyataan dan tanggung jawab orang tua. Yang senantiasa kita arahkan dan pelihara supaya dapat menapak ke masa depan.

    Terus berkarya……………………..

  3. year4sgj berkata:

    Maka………..
    Cintailah anak dengan setulus hati, tanpa mengaharapkan imbalan, balas budi atau apapun. Jadikanlah anak sebagai titipan sang Kuasa yang harus selalu dijaga dan dipertanggungjawabkan nantinya. Karena, pada dasarnya tidak ada seorang anakpun yang minta dilahirkan ke dunia, orangtualah yang menginginkan kehadiran mereka. Oleh karena itu, walaupun susah (karena orang tua cenderung mempunyai keinginan-keinginan yang berbeda) biarkanlah anak memilih “jalan hidupnya” sendiri dan orang tua hanya memastikan bahwa jalan hidup yang dipilihnya itu sudah benar. Jika anak tersandung, terjatuh, hanya cinta tulus juga dukungan dari orang tua yang dapat membangkitkan semangat anak itu.

    Kata-kata tersebut bukan ucapan saya karena saya belum menikah dan belum punya anak. Kata-kata tersebut adalah kata-kata orang tua saya yang sampai kapanpun akan selalu saya ingat dan ingin saya bagi kepada siapapun yang membaca tulisan ini. Sebagai seorang anak, saya merasa sangat beruntung dicintai begitu besar dan tulus……………….

    Cheers
    Windi 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s