Belum habis pengrusakan dimana-mana, pembunuhan, pemerkosaan dan lain sebagainya, muncul pula kekerasan yang bergerak serentak dari kalangan pelajar (kaum berilmu dan bermoral) melakukan banyak rupa tindakan kekerasan yang mungkin lebih hebat pengemasannya… gang motor, tawuran pelajar, pengeroyokan, bullying dan terus, terus, terus, terjadi setiap saat. Semuanya belum dapat diselesaikan. Bagaiman dengan gembar gembor budaya nusantara yang ramah, sopan, halus, pada apa?, pada siapa?… ternyata budaya itu tidak ada. hanya tertulis di buku-buku pelajaran saja atau mungkin cerita kakek saya aja sebelum tidur. Itu pun dulu, waktu kakek saya masih hidup. Nah, lebih seru lagi tidak sedikit para calon pengelola negara bahkan pejabat negara yang masih senang menikmati “Dunia kekerasan” dalam menyampaikan keinginannya (maaf ya bukan aspirasi). sementara di sisi lain sibuk mengomentari kekerasan para siswa. Bahkan tulisan saya kali ini pun sudah berbau kekerasan, mungkin…lalu, apa arti semua ini, apakah pertanda perembangan negeri atau pertanda hancurnya negeri?
Mengapa Kita Takut?
22 07 2008TAKUT adalah salah satu bagian dari emosi yang muncul berbentuk rasa, hasil sebuah sinergi antara akal dan hati dalam diri (manusia). Mungkin anda memiliki definisi lain tentang TAKUT. Tidak jadi masalah adanya perbedaan diantara kita. Yang terpenting tidak adanya dusta diantara kita bahwa kita pasti pernah merasakan takut.
TAKUT pun memiliki keanekaragaman warna, bentuk dan rasa tersendiri tergantung pada siapa rasa takut itu hinggap atau berada. TAKUT muncul tidak dengan sendirinya melainkan ada sebab dan banyak software yang membentuk serta menguatkan bahkan melemahkan. salah seorang teman saya mengatakan bahwa penyebab munculnya rasa takut dikarenakan dua hal, yakni TIDAK TAHU dan yang kedua karena KESALAHAN. Mungkin ada benarnya. tetapi, tidak sedikit orang yang berani karena ia tidak tahu apa-apa. Misalnya, ada seseorang yang merasa takut melewati sebuah pohon besar dikegelapan malam karena mungkin ia pernah mendengar cerita yang sangat menyeramkan tentang pohon itu. Namun, ada juga seseorang yang tidak merasa takut melewati pohon besar tersebut kapanpun karena ia belum mendengar berita apapun mengenai misteri pohon tersebut. Dari contoh ini, jelas bahwa ketakutan seseorang dipengaruhi oleh sesuatu; yakni informasi yang membuat ia takut dan ketidaktahuan atau lebih spesifiknya TIDAK MENGERTI.
Bentuk rasa takut yang dijelaskan di atas berikut contohnya pasti dimiliki oleh semua orang. Dan, itu semua dapat dengan mudah direkayasa dengan bentuk stimulasi-stimulasi terhadap perubahan yang silih berganti antara takut dan tidak takut.
Kemudian, bagaimana kita dapat menghilangkan rasa takut tersebut?, jawabannya adalah REKAYASA seperti apa?. Tentunya bukan rekayasa dalam bentuk memporak- porandakan alam pikiran kita, melainkan bagaimana kita dapat melakukan langkah sinergi dan disadari dengan langkah-langkah tertentu seperti halnya ketika kita melakukan proses berfikir. Artinya bahwa langkah yang paling tepat adalah berfikir sebagai langkah menuju pengetahuan dan pemahaman terhadap segal hal , yang akhirnya kita dapat melakukan tindakan, ya TINDAKAN ( baca: keberanian).
Suatu hari, ketika kakek saya masih hidup, saya dipanggil oleh beliau, yang ternyata hanya ingin menyampaikan sesuatu soal TAKUT. Pada saat itu saya tidak begitu antusias dengan pendapat yang beliau kemukakan. Beliuap mengatakan; “Lamun sia ngarasa sieun ngalewatan hiji tangkal kai, cenah ceuk batur loba jurigna, atawa memang sia aya anu nyingsieunan boh ku jurig boh kunaon, datangan eta tangkal kai, terus diuk, pikirkeun kunaon sia ngarasa siun, ulah poho sumerah kanu kawasa sampe rasa kasieun leungit”. (Artinya; Jika kamu merasa takut ketika melewati pohon besar, yang mungkin kata orang banyak hantunya atau memang kamu pernah ada yang menakuti baik oleh setan atau apapun, datangi pohon itu, terus duduk di bawahnya dan berfikirlah kenapa kamu takut dan jangan lupa pasrah pada Yang Maha Kuasa hingga rasa takut itu hilang). Kini saya semakin memahami bahwa rasa takut itu bisa kita ciptakan (baik secara sadar aupun tidak) dan bisa kita hilangkan. Faktor terkuat dalam penentuan hilangnya rasa takut adalah BERFIKIR DAN PASRAH… adapun langkah-langkahnya adalah, Kenali betul segala hal yang membuatmu takut, munculkan self talking ; berfikir , mengapa kita begitu mereasa takut, setelah mendapatkan informasi lengkap dan upaya self-discussion, secara khusu lakukan tindakan melepas segala beban di hati ; yakni sebuah findakan rela atau pasrah terhadap segala hali akan menimpa kita, bahkan mugnkin dapat mengambil hidup kita.
bersambung…….
Selamat merenung kawan-kawan
Comments : 6 Comments »
Categories : Tak Berkategori
PERINGATAN
21 05 2008Tanggal 20 Mei 2008 malam, dari selepas maghrib hingga menjelang malam, seluruh stasiun TV menayangkan acara yang begitu semarak, meriah dalam rangka memperingati 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional. Seluruh lapisan masyarakat, yang terdiri dari ribuan seniman, militer hingga para pendekar dari seluruh negeri meramaikan acara tersebut dengan menampilkan berbagai jenis keterampilan dan kemampuan fisik dihadapan kepala negara.
HEBAAAT! HEBAAAT!. semua orang yang melihat pasti mengatakan hal yang sama. TETAPI, disela-sela asyiknya menonton , entah kenapa tiba-tiba isi kepala teringat kepada BBM yang akan segera naik, harga-harga barang melambung tinggi, kemudian jerit negeri yang konon sedang merana kekurangan dana hidup dan sudah tidak jelas lagi angka HUTANG negara yang konon juga tidak akan dapat dilunasi hingga tujuh atau mungkin tujuh puluh turunan. BISA JADI!. Tapi apakah ini benar?. Buktinya negara kita masih mampu memperingati hari Kebangkitan Indonesia dengan sangat megah. Berapa dana yang sudah dikeluarkan?, berapa energi listrik yang sudah digunakan? ada hubungannya tidak dengan penggunaan BBM?
APA ARTI SEMUA INI?. Saya adalah bagian dari rakyat kecil yang mungkin tergolong jelata, tidak kuat melihat tayangan itu. tidak mampu lagi melakukan apresiasi seni. SUDAH TERLALU LAMA MEMBATASI JATAH MAKAN!. Untuk apa semua itu dipertontonkan lagi. Apakah dengan mematahkan besi atau menghancurkan beton kita bisa mengurangi hutang negara kita?, apakah dengan nyanyian dan tarian rame-rame bisa menghilangkan lapar tadi pagi. SAYA TIDAK YAKIN!
Semoga saja tulisan yang sangat singkat ini dapat menggugah isi kepala tuan-tuan. Kalo memang kita masih bisa berubah, berikan buktinya pada rakyat. Kalo memang sudah tidak mungkin. kita bubar saja sebagai negara, atau mungkin MERGER dengan negara lain yang mampu memberikan bantuan dengan sebenarnya. APA KITA AKAN MENJADI PENGEMIS RAME-RAME? APA KATA DUNIAAAAA? , demikian kata Naga Bonar.
Walaupun demikian, kepada saudaraku yang masih punya nurani, jangan pernah menyerah. Jika memang negar kita sedang dalam genggaman atau pengaruh atau mungkin kendali manusia atau mahluk yang akan merusak dan sedang merusak. Tetap berjuang dalam kebenaran. karena kebenaran akan menjadi energi hidup. SEKALI BERARTI SETELAH ITU MATI (khairil Anwar). Sudikah anda hidup, dan makan enak dalam gelimang dan gelimpang bangkai saudaramu! NAJIS!
SALAM
Comments : Leave a Comment »
Tags: ekonomi, guru, kebangkitan, perilaku, peringatan, rakyat
Categories : Tak Berkategori
Melihat
7 05 2008Bila kita berkonsentrasi sejenak dengan kata MELIHAT. Waah… alangkah banyak dan besarnya kapasitas kita dalam melihat. Melihat apa saja, dimana saja, kapan saja serta efek atau apa saja yang dihasilkan dengan kegiatan melihat.
Di dalam mata kita terdapat lensa yang mampu berakomodasi mengecil dan membesar hingga menimbulkan image besar atau pun kecil sesuai dengan respon otak kepada benda yang akan dilihat. Ketika kita melihat gunung tinggi menjulang, mata kita secara otomatis menentukan fokus maksimum hingga seluruh jiwa dan raga mampu menikmati pemandangan keseluruhan gunung itu. Kemudian pada saat kita mengamati benda kecil seperti kutu rambut atau bibit bunga di penyemaian, secara otomatis pula mata kita menentukan fokus dengan dengan cepat dan tepat. Pada saat ini pula otak melakukan poses penyimpanan kedalam memori dengan cepat hingga disimpan dalam folder-folder tertentu dalam otak.
Yang menjadi luar biasa adalah respon keseluruhan otak dan hati terhadap apa yang dilihat menimbulkan efek yang luarbiasa dahsyatnya pada pemunculan perilaku seseorang dimasa mendatang/pada waktu berikutnya sebagai bentuk reaksi dari respon data yang ada. Seseorang akan menjadi begitu sedih ketika melihat sang ayah membujur kaku, atau tebahaknya seseorang ketika melihat tayangan yang lucu. Kesemuanya ini pun akan berakibat besar dan dahsyat terhadap perubahan perilaku tergantung kepada seberapa besar reaksi dari seseorang dalam mengakomodasi hasil penglihatannya itu, Misalnya, kesedihan seseorang akan semakin menjadi manakala rekaman yang ada di otaknya diperbesar dan diperbesar (zoom) hingga tak terbatas (ini perbedaan manusia degan kamera). Semakin besar gambaran dalam otaknya maka semakin besar pula efek yang ditimbulkannya.
Begitupula sebaliknya. Maka, dari hal di atas, kita bisa membuat satu langkah yang cerdas bagaimana kita mengelola otak dan hati agar mampu memproses pengubahan gambar/hasil penglihatan (dalam arti luas : pengamatan, meresapi, penelitian, dll) dengan lebih bijak dengan tujuan agar perubahan perilaku yang akan ditimbulkan dari akibat ini dapat tetap atau mengarah pada kondisi positif , dimana jiwa diberi kesempatan penuh untuk selalu merasa nikmat, senang, bahagia, sedih, serius secara proporsional dengan mengedepankan tujuan jiwa bahagia.
Silahkan DILIHAT…
SALAM
Comments : 5 Comments »
Categories : Tak Berkategori
DEMAM BLOG!
14 02 2008“DEMAM BLOG!”, uuh, apa lagi nih?, luar biasa sobat, nge-blog kini sedang marak-maraknya “mushrooming” (baca : menjamur) di negeri kita. Ini terjadi tidak hanya dikalangan mahasiswa, atau user yang sudah BANGKOTAN dalam bidang IT tapi sudah menyerap ke berbagai lapisan semua manusia yang haus dengan diskusi, berbagi pengalaman dan ilmu serta selalu berpikir cepat bagaimana mengemas dan menyampaikan sesuatu dengan benar dan cepat.
Masih ingat salah satu slogan iklan “BEGITU DEKAT, BEGITU NYATA”. slogan ini akan menjadi target utama para bloger. Maka jagan biarkan demam ini sembuh. karena jika demam blog sembuh maka musim kering akan kemlabli tiba. kering akan ilmu, informasi, sedekah pengetahuan dan tidak ada lagi budaya berbagi untuk makanan jiwa. Ya benar, MAKANAN JIWA. DAN, apapun makanannya…, piringnya adalah BLOG!. Jika anda berat hati untuk setuju dengan ungkapan ini, memang inilah DEMAM.Tidak pernah minta persetujuan. Datang kemudian membahana. Untuk demam Chikungunya, cepat HENTIKAN!, tapi untuk DEMAM BLOG, biarkankan temperaturnya terus naik hingga semua informasi tertular ke setiap insan.
Bagaimana Anda Mengetahui bahwa ANDA DEMAM BLOG?
Pertama, cari dimana ada komputer dan orang yang mengerti tentangnya. duduk, tanya dan selanjutnya ikuti perintah!. Loading kepala anda terlebih dahulu tentang misi dan visi “pemburu berita”. bila itu ada, anda akan mulai terjangkit, dan rasakan BEDANYA!
selamat mencoba
Comments : 4 Comments »
Tags: ade bachtiar, komputer, pendidikan, teknologi
Categories : Tak Berkategori, teknologi
Ada Apa Dengan Qurban?
13 02 2008Setiap tanggal 10 Julhijjah (bulan haji), umat Islam di seluruh dunia merayakan hari Raya I’dul Qurban , yang didalamnya ada pemotongan hewan qurban. Penulis sendiri pernah melakukan pemotongan qurban.
Seperti biasa, siapapun yang melakukan pemotongan hewan qurban akan membaca doa dan mengucapkan qurban ini untuk si A atau si B bin atau binti anu. Hal ini terus dilakukan dari tahun ke tahun, termasuk oleh penulis.
Pada suatu hari, penulis menemukan rujukan tentang qurban yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori dan Muslim bahwa Nabi Muhammad SAW, ketika melakukan pemotongan hewan qurban (pada saat itu 100 ekor unta), mengucapkan doa dan diniatkan untuk dirinya, keluarganya dan umatnya. Saat pemotongan 100 ekor unta nabi hanya memotong 60 ekor selanjutnya diserahkan pada ALI bin Abi Thalib. Pada kisah lain, beliau melakukan pemotongan hanya membaca doanya saja tanpa diniatkan untuk siapapun.
Dari hal ini, penulis menganalisa bahwa qurban merupakan murni ibadah seperti hal lainnya yang dilakukan apabila mampu. yang diikhlaskan tanpa diniatkan untuk seseorang. Seadngkan yang penulis amati dan lakukan selama ini, seolah qurban itu dilakukan semacam menebus hutang atau membayar DAM layaknya dilakukan oleh orang yang sedang menunaikan ibdah haji.
Bagaimana Pendapat anda?
Comments : Leave a Comment »
Tags: ade bachtiar, Fiqh, pendidikan Islam, Qurban
Categories : Tak Berkategori
Misteri Seorang anak
12 02 2008Anak sebuah kata yang sangat mudah untuk diingat dan mungkin dilupakan oleh setiap orang yang menyebutnya. Setiap orang pasti memiliki penilaian dan sikap yang harus diambil untuk mahluk yang bernama anak ini. Bahkan banyak para ahli yang membuat banyak teori tentang anak.
Bagaimana dengan anda?, pernahkah anda memikirkan apa dan mengapa anak?. pernahkah anda mendengar atau membaca ungkapan seorang ahli pendidikan yang mengatakan bahwa “Jika anakmu yang kini sudah dewasa dapat kembali menjadi anak-anak, maka kamu akan berupaya mati-matian untuk mendewasakan anak itu sebenarnya?. Maka, apakah kita hanya membesarkan anak atau membesarkan dan mendewasakannya?
Kemudian, mengenai fenomena “menelantarkan anak”, jika kita perhatikan ternyata memiliki banyak bentuk yang dapat kita temukan di berbagai lingkungan, dimulai dari rumah, di sekolah, dan di masyarakat. Dari rumah, kita bisa perhatikan berapa banyak anak yang sedang menanti begitu lama hadirnya sebuah perhatian yang hakiki dari orang tua’ ayah, ibu atau orang yang diangap mampu membeikan kasih sayang, pendidikan. Mereka, hampir setiap saat dibesarkan dengan hadiah, uang, peralatan elektronik yang secara total diberikan tanpa ada alasan maupun arahan untuk apa itu diberikan. Ketika seorang anak minta digendong ayahnya berkata, “awas, ayah masih capek, sana main game…!”. Padahal, mereka sudah main “games” dari pagihari hingga pulang sekolah.
Pernahkah anda menyimak tayangan film yang cukup menggugah tentang sebuah pemeliharaan berjudul “Danny the Dog”?. Film ini menunjukan situasi dan kondisi pemeliharaan dengan media yang berbeda. Tetapi, jika kita perhatikan adakah kesamaan pola pendidikan kita dengan bentuk pemeliharaan anak dalam film itu?
Anak dilahirkan dengan media jasmani dan rohani yang harus kita isi, maka…..
Comments : 4 Comments »
Tags: ade bachtiar, pendidikan, perilaku anak, sekolah dasar
Categories : Tak Berkategori, perilaku
Recent Comments